Pool Doctor

Kolam renang hijau?

Jika tumbuhan alga mulai menutupi kolam renang Anda dan tidak lagi responsif dengan bahan kimia, maka perawatan PoolDoctor kami adalah jawaban terbaik yang Anda cari.

Secara komprehensif kami akan mengecek peralatan, sirkulasi, dan kimia air serta merancang program perawatan khusus untuk masing-masing kolam renang.

Kami memeriksa seluruh wilayah permasalahan untuk memastikan bahwa ketika kolam tersebut dibersihkan, kolam akan tetap mudah dipelihara.

Kami akan membuat kolam Anda dari hijau menjadi bersih!

Bagaimana bisa?

Spora alga secara terus-menerus masuk ke kolam, terbawa oleh angin dan hujan. Pada saat kondisi baik, alga dapat berkembang hanya dalam hitungan jam. Kondisi ini mencakup kurangnya neraca air, temperatur hangat, sinar matahari dan munculnya nitrat, fosfat dan/atau karbon dioksida. Kurangnya sirkulasi yang tepat, filtrasi dan sanitasi biasanya menjadi penyebab pendamping atau pun utama adanya alga kolam.

Alga merupakan tumbuhan akuatik hidup yang berkembang biak dengan cepat di cuaca hangat dan panas. Karena mengandung klorofil, alga memanfaatkan fotosintesis untuk tumbuh. Alga memasukkan karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen sebagai hasil olahannya. Alga dapat tumbuh di tempat teduh atau pun penuh sinar matahari, namun kebanyakan alga kolam membutuhkan cahaya untuk tumbuh.

Alga membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, dan di kolam renang itulah tidak ada kekurangan makanan nutrisi untuk alga. Hampir setiap pencemar atau butiran debu yang diterbangkan angin dapat menjadi makanan untuk alga kolam. Di kolam dengan jumlah pengguna yang banyak, atau kolam degan level puing yang tinggi atau benda padat yang hancur, alga mendapatkan beragam macam makanan bernutrisi. Bahkan, sisa-sisa sel mati bunga alga memberikan makanan untuk generasi alga kolam berikutnya.

Alga selalu tumbuh di kolam renang, bahkan kolam yang bersih dan biru, dalam ukuran mikroskopik. Alga sabar menunggu kesempatan untuk berkembang – ketika level klorin menurun dan pH naik atau pompa atau filter tidak berjalan secara efektif.

Masalah apa yang dapat ditimbulkan Alga?

Masalah pertama yang kelihatan adalah bahwa tidak seorang pun ingin berenang di sana. Masalah yang kedua adalah bahwa persoalan ini membutuhkan upaya dan uang untuk membersihkan air dari alga sepenuhnya. Ketiga, ketika Anda mengalami kembang alga yang besar, maka akan menjadi mudah di masa mendatang untuk mengalami kembang alga. Oleh karena itu paling baik menggunakan zat kimia preventif dan teknik untuk secara terus-menerus mengontrol alga dan mencegah terjadinya perkembangan alga.

Alga dapat menutupi dan mengubah warna air, membuat upaya penyelamatan menjadi sulit (kolam renang komersial) dan mengurangi persepsi kedalaman seorang penyelam. Alga itu sendiri tidak berbahaya bagi perenang, namun kolam yang ditumbuhi alga juga akan menjadi sebuah pelabuhan yang aman bagi patogen seperti bakteri E-coli.

Selain menyumbat jalur sanitasi air, alga dapat juga menutup pori dalam filter, menurunkan efektifitas filter dan membutuhkan lebih banyak air balikan atau pun penggantian media filter.

Alga dapat bersembunyi dalam di bagian celah filter atau pada tempat kasar di plester atau lantai kolam, atau di belakang lampu kolam atau di bawah anak tangga. Beberapa tegangan alga kolam akan mendorong akar ke dalam plester, dan secara perlahan menurunkan dan mengotori permukaan kolam. Alga bahkan dapat tumbuh di bawah liner kolam vinil, di dinding atau lantai di bawah liner.

Alga mengharuskan kebutuhan klorin dalam air untuk dirinya, mengkonsumsi klorin yang seharusnya berlaku untuk pencemar lainnya. Karena alga mengeluarkan karbon dioksida, level pH air kolam dapat naik.

Alga adalah jenis rerumputan di taman Anda. Tidak sedap dipandang, pengambil wilayah yang tidak diinginkan yang meninggalkan banyak pekerjaan bagi para tukang kebun, melemahkan nutrisi dan sumber daya dari flora yang kita harapkan untuk tumbuh.

Jenis Alga apa yang ada di kolam?

Terdapat lebih dari 21.000 varietas alga yang telah dikenal! Dalam bisnis kolam, kami menghindari seluruh komplikasi tersebut dengan mengklasifikasikan alga berdasarkan warna yang dihasilkan.

Alga Hijau:

Jenis paling umum, alga hijau biasanya akan menyembunyikan kepala jeleknya seketika terdapat kondisi yang tidak jelas di air dari filtrasi dan/atau sanitasi yang tidak memadai. Alga sering ditemui mengambang bebas di air, meskipun akhirnya akan menempel di dinding kolam. Alga menurunkan kejernihan air dan dengan demikian dibedakan dari presipitasi tembaga yang parah, yang akan membuat warna air menjadi hijau cerah. Jenis alga hijau juga tampak di spot permukaan air, khususnya wilayah yang kasar, atau tempat dengan sirkulasi yang rendah. Alga tersebut tampak seperti ‘selimut’, dimana sebagian besar bagian kolam, atau bahkan seluruh kolam, dilapisi dengan lendir hijau.

Alga Kuning:

Jenis alga yang melekat pada dinding kolah yang disebut juga dengan alga mustar biasanya ditemukan pada sisi kolam yang tidak mendapat sinar matahari. Alga ini membentuk seperti selimut, dan susah dihilangkan sepenuhnya. Ketika mulai muncul, pemilik kolam bisa menghabiskan waktu satu musim berperang melawan alga kuning. Infeksi ulang sangatlah umum, sejumlah kecil alga kuning dapat bertahan terhadap perawatan pada mainan kolam, pelampung, peralatan pembersihan, baju renang atau pun dalam filter kolam. Alga jenis ini tahan terhadap level klorin normal dan harus ditangani dengan sungguh-sungguh.

Alga Hitam:

Mungkin alga yang paling menjengkelan dimana alga ini sangat sulit untuk dibasmi secara keseluruhan. Hal ini tidak sepenuhnya akurat, namun kesulitan dalam menghilangkannya benar-benar karena akarnya yang kuat dan lapisan protektif di atas tanaman alga hitam. Alga hitam akan tampak seperti titik hitam kelam atau biru/hijau, biasanya berukuran seujung penghapus pensil, hingga seukuran uang koin. Akarnya menjulur ke dalam plester atau lantai, dan kecuali jika akarnya dihilangkan sepenuhnya, kepala barunya akan kembali tumbuh di tempat yang sama. Kepala-kepala tersebut juga mengandung lapisan protektif untuk menjaga sel yang merusak zat kimia dari masuknya organisme. Seperti halnya dengan alga kuning, alga hitam dapat tumbuh bahkan dalam keadaan level sanitasi normal atau pun filtrasi yang tepat.

Alga Merah Muda:

Tidak benar-benar alga sepenuhnya, namun sebentuk bakteria, yang tampak seperti sebidang atau lapisan pada pojokan dan celah-celah lantai. Alga ini lamban untuk menyebar dan jarang ditemukan menyebar di seluruh kolam. Dikenal juga dengan nama lendir atau jamur merah muda, alga ini terbentuk sama halnya dengan biofilma lainnya, dan lebih sering menempel pada permukaan yang halus, jauh dari jangkauan pembersihan kolam atau sikat kolam, di area dengan arus air atau sirkulasi yang rendah. Sama halnya dengan alga kuning, alga merah muda membutuhkan level klorin yang tinggi untuk menanganinya secara efektif, dan untuk hasil terbaik, lemparkan seluruh mainan kolam, pelampung, pakaian renang dan alat pembersihan ke dalam kolam selama penanganan alga. Melepas tangga dan lampu kolam untuk hasil gosokan yang baik adalah langkah yang baik untuk mencegah infeksi kembali. Alga merah muda tumbuh subur ketika level klorin rendah, atau tertekan pada level asam sianurik yang tinggi.